Dulu Mitsubishi pernah punya Eclipse, 3000GT, Starion, Lancer 1600 GSR, Galant VR4, hingga Lancer Evolution. Namun saat ini, semuanya tidak punya generasi penerus.
Mitsubishi menggunakan nama Eclipse lagi yaitu pada Eclipse Cross, namun wujudnya bukan lagi sedan performa melainkan SUV. Evolution juga digunakan pada mobil konsep 'e-Evolution', namun lagi-lagi wujudnya SUV, bukan sedan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Hasil Penjualan 'Low' MPV Januari 2019 |
"Fokus Mitsubishi sekarang adalah SUV, crossover, penggerak empat roda, bersama dengan teknologi bahan bakar alternatif," kata Lindley, dikutip dari Carthrottle," Selasa (13/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lindsey tidak setuju sejarah dan warisan sedan performa yang dimiliki merupakan beban buat Mitsubishi. Dia bilang fans Mitsubishi juga pasti mengemudikan mobil selain model performa.
Di Indonesia, jauh sebelum Xpander atau bahkan Pajero Sport tenar, Mitsubishi dikenal sebagai merek mobil komersial. Kemudian hal itu sedikit berubah ketika Lancer dan Lancer Evolution mulai dijual lantas berbagai mobil keluarga seperti Grandis muncul.
Produk terkini Mitsubishi di Indonesia adalah Xpander, sebuah low MPV pesaing mobil terlaris di Indonesia, Toyota Avanza, yang dikemas dengan bumbu SUV. Xpander merupakan salah satu contoh betapa Mitsubishi telah berubah mengikuti pasar, dari produsen 'idealis' seperti Mazda atau Lexus yang lantas mencoba mainstream. (ryh/fea)