Sejak diluncurkan model terbarunya, Brio Satya mampu menempel penjualan dua LCGC kembar dari Daihatsu dan Toyota, yaitu model city car dan MPV LCGC.
Menurut data wholesales (penjualan dari pabrik ke dealer) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode Januari-Februari 2019, Agya terjual 3.312 unit. Sedangkan LCGC kursi tiga baris Toyota, yaitu Calya mencatat penjualan 7.461 unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil 'murah' harga terjangkau dari Suzuki dan Datsun seakan berjuang untuk menghindari 'zona merah'. Dua merek tersebut terekam tak memuaskan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gaikindo mengumumkan penjualan LCGC periode Januari dan Februari 2019 sebesar 34.198 unit, atau turun jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang angkanya mencapai 39.070 unit.
Mengutip laporan asosiasi otomotif, untuk periode sama di 2018 juga turun dibandingkan periode sama satu tahun sebelumnya. LCGC terdistribusi 44.092 unit untuk dua bulan pertama 2017.
Lihat juga:Harmonisasi PPnBM Bikin LCGC Makin Lemas |
"LCGC dulu supaya orang punya kesempatan punya mobil. Sekarang orang jadi enggak ada kebutuhan lagi membeli kendaraan, ini seperti negara maju. Kendaraan nanti fungsinya seperti barang mewah, bukan lagi kebutuhan pokok," tutup Soerjopranoto. (ryh/mik)