Pada akhir tahun lalu GM menjelaskan melakukan penutupan tujuh pabrik di AS dan sejumlah negara serta PHK ribuan pekerja atas perubahan minat konsumen terhadap mobil-mobil GM. Raksasa otomotif itu pun fokus pada kendaraan pikap dan sport utility vehicle (SUV) yang populer serta model mobil listrik di masa depan.
Penutupan fasilitas produksi mobil-mobil GM dilakukan mulai akhir tahun lalu di antaranya tiga pabrik perakitannya di Amerika Utara, yakni Oshawa berlokasi di Ontario, Kanada, Hamstrack di Detroit, Michigan, dan Lordstown di Warren, Ohio.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada pun dari dana yang disiapkan pihak GM, sekitar U$300 juta akan dialihkan untuk produksi kendaraan listrik di pabrik Orion GM di Michigan, dan diprediksi akan menyerap 400 lapangan kerja, kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan dilansir AFP, Senin (25/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
GM tengah menghadapi peningkatan biaya produksi untuk transformasi teknologi, perang dagang AS-China dan risiko perdagangan Amerika Utara.
Terlepas dari itu GM berusaha keluar dari masalah dengan menambah investasi baru dengan harapan membantu perusahaan mematuhi aturan baru yang disepakati di bawah kesepakatan perdagangan bebas Amerika Utara yang telah direvisi (perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada, atau USMCA). (mik)