Layar tersebut merupakan terobosan baru dan menjadi yang terbesar dibanding pesaing Almaz di segmen SUV medium seperti DFSK Glory 580 atau Honda CR-V.
Head unit tersebut sudah dijejali fitur khusus yang dinamai Wuling Link yang secara eksklusif digunakan buat mengintegrasikan dengan gawai penumpang. Sebelum bisa digunakan, gawai macam ponsel penumpang harus terlebih dahulu tersemat aplikasi Wuling Link.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Head unit Wuling Almaz berukuran 10,4 inci. (Foto: Dok. Istimewa) |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Si smartphone harus punya versi lima ke atas. Itu syarat pertama," kata Danang saat ditemui di Bandung, Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Danang menjelaskan menghubungkan head unit dengan ponsel tidak bisa dilakukan tanpa kabel, misalnya via Bluetooth. Penumpang hanya bisa melakukannya menggunakan kabel usb.
Menurut Danang saat ponsel sudah terhubung menggunakan kabel, penumpang wajib mengaktifkan Bluetooth sebagai konektivitas suara.
"Jadi kalau di Wuling Link sudah colok kabel, tapi lupa koneksikan ke Bluetooth itu ntar ada warning, yang minta kita segera koneksiin dulu," katanya.
Lihat juga:Cerita 426 Km Bersama SUV Almaz |
"Kalau masih default, berarti masih off itu. Untuk masing-masing ponsel letak USB debugging beda-beda, tapi Oppo atau Xiaomi itu sama letaknya," kata Danang.
Setelah semua proses selesai penumpang bisa menggunakan berbagai fitur yang tersedia pada Wuling Link seperti Whatsapp, Youtube, Sportify, Gmail, hingga Instagram.
[Gambas:Video CNN] (ryh/fea)
Head unit Wuling Almaz berukuran 10,4 inci. (Foto: Dok. Istimewa)