Kampas rem merupakan komponen penting kendaraan bermotor. Peranti itu digunakan untuk menghalau laju kendaraan. Namun di balik fungsinya, kampas rem dianggap sebagai benda berbahaya karena bisa menimbulkan penyakit paru-paru.
Seorang peneliti yang juga merupakan anggota dari Tim Schneider, Winelda Mahfud Zaidan Haris menjelaskan kampas rem yang terbuat dari kulit kemiri ini lebih aman dibandingkan kampas rem konvensional berbahan asbestos.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pengujian internal yang mereka lakukan kampas rem dari kulit kemiri itu dua kali lebih awet dibandingkan kampas konvensional berbahan asbestos. Komponen itu juga disebut bisa tahan pada suhu di atas 500 derajat selsius atau dua kali lipat di atas ketahanan kampas rem asbestos.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perusahaan itu di bawah Universitas Sumatera Utara. Kenapa mereka tidak jual karena inovasi mereka hak mereka. Kalau bisa dipertahankan dan diproduksi sendiri itu kan lebih baik daripada menjual hasil inovasi mereka ke orang lain," ucap Wakil Rektor I USU, Prof. Rosmayati.
[Gambas:Video CNN] (mik)