Rumors juga diperkuat informasi dari situs Badan Pajak dan Retribusi Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Di situs itu terpampang ada empat varian baru Cortez yang diduga bermesin turbo, yaitu 1.5CT4X2 6 MT, 1.5ST(4X2)6 MT, 15CTLUXCVT4X2A, dan 15LTLUXCVT4X2A.
Mesin 1.500 cc turbo yang dimaksud kemungkinan mirip dengan mesin 1.500 cc turbo yang ada pada model termahal Wuling di dalam negeri, Almaz.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk varian baru ini akan kami kabarkan kalau sudah waktunya," kata Dian Asmahani melalui telepon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Dian semua kemungkinan soal varian baru Cortez bisa saja terjadi. Oleh sebab itu ia enggan berbicara banyak mengenai varian baru mesin turbo Cortez.
Indikasi kehadiran mesin turbo juga diduga sebagai tanda Wuling akan menyingkirkan pilihan mesin konvensional. Dian tidak berkomentar soal hal ini.
Dian menyampaikan, dari total penjualan Cortez pada 2018, varian 1.500 hanya menyumbang 30 persen. Konsumen paling banyak memilih Cortez 1.800 cc.
Menilik data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada tahun lalu penjualan Cortez mencapai 5.857 unit. Dari komposisinya, Cortez 1.800 cc terjual 5.248 unit, sedangkan mesin 1.500 cc terjual 609 unit.
[Gambas:Instagram] (ryh/fea)