"Tentunya dengan keberlanjutan ini saya sangat berharap agar pelaku industri yang masih wait and see untuk investasi, saya tegaskan untuk tancap gas untuk berinvestasi di Indonesia," ujar Airlangga dalam teks pidatonya di pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) di Jakarta, Kamis (25/4).
Pada 2018, Indonesia memproduksi 1,34 juta unit kendaraan roda empat atau lebih yang nilainya setara US$13,76 miliar. Catatan ekspor dari hasil produksi itu sebesar 346 ribu unit atau setara US$4,78 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, industri otomotif yang juga salah satu sektor andalan dalam peta jalan Making Indonesia 4.0 ditargetkan pada 2030 menjadi basis produksi kendaraan bermesin pembakaran dalam dan kendaraan listrik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Program baru ini diharapkan bisa menarik investasi otomotif baru buat mengembangkan industri. Meski begitu diketahui, hingga sepekan setelah Pilpres, regulasi tentang itu belum juga terbit.
Sejak awal tahun hingga Pilpres, otomotif Indonesia terasa mengendur dipantau dari hasil penjualan kendaraan empat. Pada periode Januari - Maret 2019 penjualan mencapai 253.863 unit berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), angka itu turun dari hasil periode sama 2018 sebanyak 292.031 unit. (fea)