Direktur Benelli Motor Indonesia Steven Kentjana Putra mengatakan pihaknya mencatat sudah mendapat pesanan 20 unit. Pesanan datang dari konsumen dengan beragam latar belakang, mulai dari kalangan perusahaan hingga pejabat.
"Ada dari orang Pertamina, Kalla Group. Makanya saya yakin masukin langsung dua kontainer," kata Steven di Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (25/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Leoncino mendapat tenaga dari mesin 2-silinder injeksi bahan bakar 499 cc yang dikawinkan dengan girboks 6-percepatan. Di atas kertas mesin itu mampu mengeluarkan daya 47,6 tenaga kuda pada rpm 8.500 dan torsi maksimal 45 nm pada 5.000 rpm.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk membuat tampilannya lebih gagah, suspensi menggunakan tipe upside down, sementara rodanya memakai pelek jari-jari hitam. Pada roda depan sudah memakai dua piring cakram dengan sistem pengereman antilock braking system (ABS).
Tenaga yang dihasilkan TRK 502 X sama dengan Leoncino, namun torsinya lebih besar sedikit yaitu 46 nm pada 6.000 rpm.
Benelli menjual Leoncino Rp148 juta dan TRK 502 X Rp158 juta. Dua harga tersebut dikatakan Steven sudah berstatus on the road.
"Harganya jadi segitu dan konsumen sudah terima beres," ucap Steven. (ryh/fea)