"Jadi (konsumen) dapatnya Itu Juli-Agustus. Kami baru mulai distribusi," kata CEO GTI Harun Sjech ditemui di Kemayoran, Jakarta Pusat.
Harun mengatakan produksi pabrik Gesits yang berlokasi di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat akan menyesuaikan pemesanan. Pada tahap awal dikatakan produksinya 2 ribu unit per, lalu bisa ditingkatkan menjadi 3 ribu unit atau 4 ribu unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Honda Punya Asa pada Motor Listrik Gesits |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski pemesan fleet atau borongan lebih banyak, Harun bilang pemesan dari kalangan perorangan juga tetap diprioritaskan.
Ia menjabarkan pemenuhan fleet kemungkinan hanya akan mendapat jatah 100 unit dalam sebulan. Menurut Harun pihaknya akan melunasi pesanan inden secara bertahap.
Gesits diketahui sudah diluncurkan pada 25 April 2019 dengan bandrol Rp24,9 juta off the road.
Skutik listrik lokal ini merupakan produk kolaborasi antara anak bangsa dan sejumlah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meliputi Wijaya Karya Industri dan Konstruksi, Pindad, Len, Wika Industri Energi, Pertamina, dan PLN. (ryh/fea)