Tak ingin mengecewakan setiap tamu yang datang ke dealer, tenaga penjual Daihatsu tetap melayani keinginan dua badut tersebut. Awalnya para pekerja merasa aneh dengan gelagat dua badut tersebut, seperti ada 'sesuatu' dari balik kostum badut itu.
Tenaga penjual Daihatsu Fatmawati Sarah Sundari mengatakan ia pertama tidak percaya badut yang kerap disebut 'boneka Mampang' itu mampir ke dealer dan ingin membeli mobil. Ia dan rekan-rekan terus meladeni keinginan dua badut sembari menaruh curiga kepada keduanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Suara badut-badut itu kaya pernah dengar. Eh bener saja, pas kami tegesin kok di kepalanya ada kamera gitu. Langsung saja saya sama teman-teman becandain badut itu. Tapi iya kan bener badut itu Raffi Ahmad sama Baim Wong," ujar Sarah.
Sarah bercerita Raffi dan Baim juga tidak sekadar berbuat kekonyolan saat menghampiri dealer. Menurut Sarah kedua aktor itu datang ke dealer dengan niat ingin membeli mobil baru.
"Jadi pertama beli itu Jumat, eh tahu-tahu Senin datang lagi beli Ayla satu unit lagi. Mereka itu bayar langsung kontan pake uang cash. Saya sama teman-teman yang itungin duitnya," cerita Sarah.
Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra yang dimintai keterangan mengapresiasi cabang dealernya yang bertindak tidak membeda-bedakan pengunjung. Menurut Amelia siapapun berhak datang ke dealernya, tidak terkecuali seorang berpakaian badut.
"Ya siapapun boleh saja dengan penampilan apapun ke dealer. Kami akan layani sesuai dengan SOP (standar operasional prosedur) Daihatsu," tutup Amelia.
(ryh/mik)