Direktur Pemasaran Toyota-Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengatakan, meski penjualan Avanza kalah jauh dibanding Xpander, hal itu bukan masalah. TAM yang diketahui menyerahkan operasional stan Toyota di IIMS kepada dealer dikatakan tidak menargetkan apapun penjualan selama IIMS 2019.
"Sekarang balik lagi, IIMS (Toyota) ada target tidak. Ya tidak," kata Anton saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (10/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mitsubishi Xpander. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP) |
Avanza memang kalah dari Xpander di IIMS 2019, namun yang terpenting bagi Toyota, kata Anton, adalah total penjualan di stan Toyota lebih tinggi dari tahun lalu. Toyota berhasil membukukan penjualan sebanyak 3.872 unit atau naik 16 persen dari 2018 sebesar 3.328 unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah Avanza ada Suzuki Ertiga 620 unit, Wuling Confero 182 unit, dan Daihatsu Xenia sebanyak 46 unit.
Pihak Honda Prospect Motor (HPM) saat ini masih mengumpulkan SPK Mobilio sepanjang IIMS 2019, sementara Nissan Motor Indoensia (NMI) menolak mengumumkan perolehan SPK untuk Livina.
Executive General Manager TAM Fransiscus Soerjopranoto menambahkan fokus perusahaan pada IIMS 2019 lebih kepada pengenalan teknologi hybrid Toyota kepada masyarakat. Dia cukup puas dengan hasil penjualan Toyota selama IIMS, di mana Avanza masih menjadi kendaraan terlaris.
"Avanza tetap menjadi pilihan di hati pelanggan. Kami ucapkan banyak terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Toyota," ucap pria yang karib disapa Soerjo itu. (ryh/fea)
Mitsubishi Xpander. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)