Per 14 Mei 2019, tercatat 25 merek mobil penumpang dan komersial terkonfirmasi akan melantai, yaitu Audi, BMW, Daihatsu, Datsun, DFSK, Honda, Hyundai, Isuzu, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Renault, Suzuki, Toyota, VW, dan Wuling.
Sedangkan eksibitor merek kendaraan komersial yaitu FAW, Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, Tata Motors, dan UD Trucks.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Pameran Otomotif GIIAS 2019 |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya mereka (merek lokal) tidak join," kata Nangoi di bilangan Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (14/5).
Seperti diketahui beberapa merek lokal Tanah Air sudah mulai muncul ke permukaan. Sebut saja Gesits yang terfokus pada produk motor bertenaga listrik.
Namun bagi Nangoi, Gesits bukan produk yang pas ikut GIIAS.
"Kalao Gesits sepeda motor, kan target kami memang bukan ke arah sana," ungkap Nangoi.
Nangoi juga menilai merek lokal lainnya seperti Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMdes) atau Komodo juga bukan merek yang cocok melantai di pamerannya tersebut.
"AMMdes itu bukan mobil loh, itu angkutan. Karena kalau saya masukin ke mobil, ntar persaratannya tidak cocok," ungkap dia.
GIIAS 2019 mengusung tema 'Future in Motion', yang diartikan sebagai sebuah gerakan pengaruh teknologi pada kendaraan listrik, otonom, dan digital. Menurut Nangoi GIIAS 2019 bakal menampilkan transformasi teknologi dari industri otomotif melalui beragam program sepanjang penyelenggaraan pameran.
"Gaikindo fokus menjadikan GIIAS ajang yang menginspirasi publik dengan kehadiran teknologi otomotif dan transformasi terkininya menuju masa depan." ungkap Nangoi. (ryh/fea)