Seperti diketahui Xpander produksi Indonesia telah diekspor ke Filipina dan Vietnam, kegiatan ekspor ke dua negara tersebut dari Indonesia dimulai akhir tahun lalu.
Kabar mengenai masalah mesin Xpander itu menjadi viral. Seperti dilansir Zing.vn, Senin (20/5), seorang pemilik mobil mengatakan bahwa Mitsubishi Xpander miliknya mengalami masalah mesin mati mendadak. Saat itu mobilnya baru menempuh 9.022 km perjalanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sangat menyesalkan ketidaknyamanan oleh masalah teknis Xpander. Kami mulai menerima keluhan mengenai masalah pompa bahan bakar sekitar April," kata perwakilan Mitsubishi Filipina mengutip Autoindustriya, Kamis (16/5).
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) yang mengekspor produk Xpander sudah berkomentar terkait keluhan konsumen Xpander tersebut.
Mitsubishi Motor Corporation (MMC) dan Mitsubishi Indonesia masih melakukan penyelidikan terkait kerusakan Xpander di Filipina, dan diprediksi akan melakukan penyelidikan serupa di Vietnam setelah kabar terbaru tentang keluhan konsumen Xpander.
Irwan menambahkan saat ini investigasi masih berjalan dan jika penyelidikan selesai, Mitsubishi akan segera membuat keputusan untuk me-recall Xpander atau tidak untuk pasar Filipina.
"Jadi yang penting masalah ketemu dulu dan solusinya apa. Apa nantinya kampanye atau apa, ya tunggu dulu," ucap Irwan. (ryh/mik)