Reuters mendapatkan informasi dari sumber yang mengatakan bahwa draf proposal soal elektirifikasi itu berasal dari Niti Aayog (The National Institution for Transforming India) yang dikepalai Perdana Menteri India Narendra Modi.
Institusi itu, yang berperan penting bagi pembuatan kebijakan di India, juga merekomendasikan kendaraan roda tiga yang dikenal di Indonesia dengan sebutan bajaj turut serta di era elektrifikasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di India, penjualan skuter listrik cuma secuil dibanding total penjualan motor di India. Meski begitu pada 12 bulan terakhir penjualannya terekam naik lebih dari dua kali lipat menjadi 126 ribu unit dari sebelumnya 54.800 unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proposal itu sedang dikerjakan oleh Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perhubungan. Bila disetujui, maka proyek ini membuka pasar baru buat produsen Jepang seperti Yamaha dan Honda yang sudah berencana meluncurkan motor listrik di India.
Perlambatan era teknologi listrik pada mobil di India dikarenakan tidak ada kebijakan jelas terkait insentif pada produksi lokal dan penjualan. Selain itu kekurangan infrastruktur seperti stasiun pengecasan dan mahalnya harga baterai juga disebut mempengaruhi. (fea)