Mercedes-Benz E 200 Avantgarde ditopang mesin 2.000 cc empat silinder mampu menghasilkan 197 tenaga kuda dengan torsi maksimal 320 nm. Mesin itu berpadu dengan transmisi otomatis sembilan kecepatan 9G-TRONIC.
Bagian eksteriornya dilengkapi pelek 'alloy' 18 inci serta suspensi dan peredam baru. Pada fitur kecerdasan, mobil sudah dilengkapi Driving Assistance dan Safety System seperti Active Brake Assist, Active Parking Assist dengan Parktronic, hingga Blind Spot Assist sebagai perlengkapan standar setiap varian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mercedes-Benz E 300 Avantgarde ditopang mesin 2.000 cc empat silinder terbaru. (Foto: Dok. Mercedes-Benz Indonesia) |
Sementara untuk pada mesin E 300 Avantgarde diklaim dapat meletupkan 258 tenaga kuda dan torsi 370 Nm. Sama dengan E 200, mesin itu dikawinkan dengan sistem transmisi otomatis 9G-TRONIC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menyusul peluncuran E 350 EQ Boost di awal tahun, hari ini kami menghadirkan dua varian E-Class dengan mesin baru," kata Roelof Lamberts, President Director (MBDI) dalam keterangan resmi dikutip, Selasa (28/5).
"Kami sangat gembira melihat Mercedes-Benz E-Class menjadi pemimpin bisnis di segmennya. Sejak diluncurkan pada 2016, generasi E-Class telah menjadi pilihan utama para pelanggan yang mencari sedan bisnis. Pada kuartal pertama 2019, E-Class berkontribusi 24 persen dari seluruh penjualan Mercedes-Benz di Indonesia," ucap Lamberts.
Menggendong mesin baru, Mercedes-Benz Indonesia menjual rival BMW Seri 5 tersebut untuk E 200 Avantgarde Rp1,049 miliar, sementara new E 300 SportStyle Avantgarde Rp1,279 miliar. Masing-masing harga masih off-the-road. (ryh/mik)
Mercedes-Benz E 300 Avantgarde ditopang mesin 2.000 cc empat silinder terbaru. (Foto: Dok. Mercedes-Benz Indonesia)