Penjualan sepeda motor Honda di Jakarta selalu menunjukkan tren menurun dari tahun ke tahun setiap bulan Ramadan. Dealer utama Honda di Jakarta dan Tangerang, Wahana Makmur Sejati (WMS), menjelaskan, justru setelah Lebaran peningkatan baru kelihatan.
"Di wilayah kami terbalik dengan daerah. Kalau di kami, pasar itu naiknya setelah Lebaran. Kalau mau Lebaran, cenderung tidak terlalu bagus. Setiap tahun begitu, ya kan mungkin orang ngumpulin duit buat mudik," kata Edi Setiawan, Chief Marketing Officer WMS di Jakarta, Senin (27/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu bisa kejadian karena pada April, begitu pula Maret, Februari, dan Januari WMS mengalami penurunan penjualan dari biasanya. Disebut Edi ada tiga faktor yang mempengaruhi penurunan itu, yakni situasi politik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, kenaikan Bea Balik Nama (BBN), dan kebijakan baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) soal pembayaran cicilan kendaraan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Pilih-pilih Motor Diskon Setelah THR Cair |
Pada Ramadan Edi menyebut penurunan penjualan perusahaan bisa mencapai 10 - 15 persen. Setelah Ramadan selesai penjualan bisa melonjak hingga 20 persen. Dia mengatakan secara umum penjualan pada semester dua lebih tinggi dari pertama. (fea)