Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire menegaskan bahwa kegagalan kesepakatan tersebut bukan salah pemerintah.
"Kami tidak menggagalkan 'pernikahan' antara Renault dan Fiat," kata Le Maire kepada radio France Info, sebelum pertemuan dengan ketua Renault Jean-Dominique Senard dilansir AFP, Kamis (13/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Alasan Prancis Siap Pangkas Saham di Renault |
"Kami tidak memveto proyek itu," ucap Le Maire.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prancis memiliki 15 persen saham Renault, sedangkan Renault mempunyai 43 persen saham Nissan. Renault-Nissan telah menjalin aliansi sejak 20 tahun silam.
Dengan kolaborasi tersebut, memungkinkan mereka berinvestasi ke mobil listrik, sebuah perkembangan penting bagi industri di seluruh dunia demi mengatasi emisi gas buang, termasuk tantangan menghadirkan mobilitas yang canggih guna memenuhi kebutuhan konsumen di masa depan.