Automotive News melaporkan, Sabtu (16/6), dari keterangan kepala desain global Toyota, Simon Humphires, bahwa e-TNGA bakal menjadi basis mobil listrik Toyota jenis sedan, city car, crossover, hingga SUV tiga baris.
Khusus buat model city car diketahui akan dikembangkan juga dengan Suzuki dan Daihatsu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Toyota C-HR Hybrid Tak Diproduksi Lokal |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Desain Baru
Humphries menyebut mobil listrik berbasis e-TNGA bakal punya tema desain baru. Bahasa desain 'under priority' yang selama ini dikenal digunakan pada sebagian besar mobil Toyota bakal diganti menjadi 'interlock grille' pada mobil e-TNGA.
Menurut Humphries, desain baru terutama pada bagian depan, banyak dipengaruhi oleh banyaknya sensor. Radiator yang biasanya di tengah bakal digeser ke tepi bemper.
Kap mesin juga dikatakan akan semakin pendek, karena komponen motor listrik tidak begitu besar. Kamera akan menggantikan peran spion kaca, karena bentuknya bisa mungil bakal mengurangi blind spot pada pilar A.
"Dari pandangan desain, itu akan terlihat lebih baik. Anda juga bisa menempatkan rem yang lebih baik. Roda yang lebih besar, maka remnya juga lebih besar, dan performanya juga membaik," kata Humphries.
Sebelum menyatakan resmi masuk ke rencana mobil listrik, Toyota fokus pada teknologi fuel cell. Namun fuel cell, yang memanfaatkan hidrogen sebagai sumber energi, masih terlalu jauh untuk diterima pasar saat ini. (fea)