"Dengan teknoogi yang sama kami sedang develope untuk bisa diaplikasikan untuk (skutik) 125 cc dan 150 cc," kata Assistant Chief Engineer Department 2 Honda Makoto Dohi di bilangan Kemayoran, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.
Menurut Dohi pengembangan produk skutik terbaru sudah dimasukkan ke rencana jangka pendek perusahaan, tinggal menunggu waktu peluncurannya saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Honda Klaim Soket Cas di Bagasi Genio Aman |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Model ini bisa juga akan digunakan di Thailand dan negera lain, tapi untuk yang pertama kami lakukan di Indonesia karena konsumennya banyak di sini, setelah menjadi lead country, kami berharap itu bisa dikembangkan ke negara-negara yang lainnya," kata Dohi.
Dohi melanjutkan tidak menutup kemungkinan rangka baru tersebut juga akan digunakan sebagai basis skuter listrik Honda.
Namun khusus kendaraan tanpa emisi, menurut Dohi risetnya harus lebih mendalam terutama untuk mempelajari kebutuhan pasar. Untuk skutik listrik Honda saat ini hanya memiliki PCX yang bukan untuk dijual massal, melainkan dengan sistem sewa dengan harga Rp2 juta per bulan.
"Kami tentu dari bisa ke yang tidak bisa, kami harus survei kebutuhan di pasar, keinginan dari konsumen keinginannya seperti apa itu yang kami jawab," tutup Dohi. (ryh/mik)