Distribusi ke dealer Multi Purpose Vehicle premium yang didatangkan utuh atau Completely Build Up Jepang tersebut hanya satu unit, yakni pada Januari.
Berbeda dari Alphard hibrida, produk baru Toyota yang juga menggendong dua jantung penggerak (bensin dan motor listrik) C-HR tercatat lebih laris. Distribusi C-HR hybrid untuk periode April-Mei 2019 sebanyak 141 unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau persentase itu 50:50 hybrid C-HR dengan stok konvensional," kata Executive General Manager PT TAM Fransiscus Soerjopranoto di kawasan Halim, Jakarta Timur, Senin (8/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peningkatan penjualan juga berimbas pada mobil-mobil hybrid Toyota pada tahun ini. Sepanjang semester I 2019, penjualan mobil hybrid Toyota mencapai 1.500an unit. Pria yang akrab disapa Soerjo ini mengklaim jajaran mobil ramah lingkungan Toyota semakin digemari konsumen di Indonesia.
"Pada 2018 hybrid tidak sampai lima persen mungkin tiga sampai empat persen. Tapi tahun ini awal-awal kami launching itu animonya sudah 12,5 persen walaupun sekarang turun yah mendekati 10 persen," ucap dia.
"Untuk kami Toyota 1.500 unit, kalau Lexus itu sekitar 400an unit," tutup Soerjo. (ryh/mik)