Kabar terbaru soal tidak normalnya fungsi curtain airbag pada satu model medium SUV yang dipasarkan di Indonesia. Program ECU airbag pada mobil pribadi disebut tak sesuai sehingga menyebabkan kantong udara potensi mengembang seketika dalam kondisi tertentu.
Kantong udara di samping merupakan inovasi hasil pengembangan perusahaan otomotif sebagai fitur keselamatan. Letaknya di sisi samping pengemudi atau penumpang seperti 'tirai' ketika mengembang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Cara Kerja BMW Seri 3 Mundur Otomatis |
Lembaga itu sadar curtain airbag menjadi pelindung tambahan untuk urusan keselamatan saat mobil mengalami kecelakaan. Namun untuk diingat, kantong udara samping ini juga dapat tidak mengembang dalam situasi tertentu, misal terjadi tabrakan di ban depan atau ban belakang setelah itu di bagian samping.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Cara Kerja Adaptive Cruise Control |
Fungsi lain dari kantong udara samping juga bisa menahan serpihan-serpihan pasca kecelakaan masuk ke interior mobil.
Di industri otomotif, Ford salah satu produsen yang cukup serius melindungi setiap konsumennya. Bahkan perusahaan otomotif asal Amerika Serikat itu membuat fungsi curtain airbag lebih maksimal melindungi penghuni kabin ketika mobil berguling berkali-kali.
Lihat juga:Perbedaan Mobil AWD dan 4X4 |
Oleh Ford, curtain airbag biasa diletakkan pada mobil-mobil 'jangkung' jenis Sport Utility Vehicle (SUV) yang rentan insiden terguling.
(ryh/mik)