Airlangga tidak menjelaskan detail investasi itu, namun diketahui dana segar ini bakal digunakan untuk pengembangan kendaraan listrik di dalam negeri.
Pada Juni lalu Airlangga pernah membeberkan Toyota bakal menanamkan investasi sebesar Rp28,3 triliun. Informasi itu dipahami didapat setelah Airlangga bertemu langsung dengan Presiden Direktur Toyota Motor Corporation (TMC) Akio Toyoda di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Negara-Negara Group 20 (G-20) di Osaka, Jepang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Airlangga mengatakan investasi Rp50 triliun dari Toyota dan Hyundai akan dikucurkan dalam periode lima tahun mendatang. Dia juga mengatakan industri penunjang kendaraan listrik, yaitu baterai, juga bakal mendapatkan investasi baru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Airlangga, GIIAS merupakan jendela industri otomotif Indonesia yang memperlihatkan kemampuan lokal kepada dunia. Sepanjang pelaksanaan GIIAS sejak 2016, pameran otomotif ini disebut sudah menjadi tuan rumah bagi peluncuran 100 produk baru, enam di antaranya debut dunia.
Selain itu, 40 mobil konsep juga tercatat sudah melantai di GIIAS dan menjadi objek menarik selama pameran.
"Industri otomotif nasional saat ini telah berkembang dengan baik dan memberikan kontribusi yang cukup besar bagi perekonomian nasional melalui penguatan investasi dan penyerapan tenaga kerja," ucap Airlangga.
Pada tahun ini GIIAS diikuti setidaknya 20 merek mobil penumpang, 10 merek kendaraan komersial dan karoseri, 11 merek sepeda motor, dan lebih dari 300 merek pendukung industri otomotif. (ryh/fea)