Suzuki Indomobil Indonesia (SIS) mengakui masalah pada mobil impor Jimny adalah suplainya yang terbatas. Direktur Pemasaran SIS R4 Makmur mengatakan Indonesia hanya kebagian jatah sekitar 50 unit per bulan.
Menurut Makmur jatah itu merupakan apresiasi dari prinsipal Suzuki di Jepang karena Jimny sangat diterima baik di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Resmi Dijual, Harga Jimny Mulai Rp300 Jutaan |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keterbatasan suplai generasi keempat Jimny ke Indonesia membuat SIS mengambil sikap adil membagikan stok unit Jimny ke seluruh dealer Suzuki di Tanah Air. Makmur mengatakan diusahakan semua kebagian walau sedikit dan tidak terkonsentrasi di GIIAS saja.
Lihat juga:Selang Bensin Bocor, Suzuki Jimny Ditarik |
Di Indonesia SIS membuka periode pertama penjualan Jimny dari GIIAS hingga September. Pada periode ini kemungkinan jatah unit dealer diberikan pada konsumen yang sudah menyatakan pemesanan sebelumnya ke dealer.
Periode kedua, diungkap Makmur, sampai Mei 2020. Kemungkinan periode ini sebagian besar buat memenuhi pembelian sejak peluncuran di GIIAS 2019. (fea/fea)