HiAce yang didatangkan utuh dari Jepang ini merupakan varian baru bernama Premio yang menemani model sebelumnya, yaitu Commuter. HiAce Premio punya desain berbeda, terutama pada tampilan depan semi-bonnet.
Secara dimensi, Premio juga jauh lebih besar sehingga kabinnya lebih luas dan bisa menunjunang kenyamanan. Mobil ini panjangnya 5.915 mm, sedangkan Commuter 5.380 mm. Lebarnya mencapai 1.950 mm, dibanding varian commuter yang memiliki lebar 1.880 mm.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Toyota HiAce Premio di GIIAS 2019. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP) |
Hiace Premio menggendong mesin baru berkode 1GD-FTV 4 silinder 2.800 dengan ouput maksimum mencapai 154,2 hp dan torsi 419 nm. Untuk menahan goncangan suspensi depan menggunakan MacPherson Struit (coil) dan suspensi belakangnya per daun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Van ini sudah dilengkapi fitur keselamatan aktif Vehicle Stability Control (VSC). Selain itu terdapat juga Hill-Start Asist (HSA) dan Anti-lock Braking System (ABS).
Direktur Pemasaran TAM Anton Jimmi Suwandy mengatakan pihaknya cukup optimistis Premio dapat mengerek penjualan HiAce ke depan. Target perusahaan dari penjualan 250-300 unit per bulan menjadi 350 unit sebulan.
Toyota HiAce Premio di GIIAS 2019. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP) |
"Pasar kendaraan komersial untuk mengangkut penumpang diproyeksikan akan semakin besar seiring dengan keberhasilan pemerintah meningkatkan jaringan infrastruktur yang telah mendorong pertumbuhan berbagai sektor ekonomi dengan pesat, termasuk di sektor pariwisata," kata Anton di ICE BSD, Tangerang, Jumat (26/7). (ryh/fea)
Toyota HiAce Premio di GIIAS 2019. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Toyota HiAce Premio di GIIAS 2019. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)