Meski jumlah mobil 'genset' masih sangat terbatas namun bisa diandalkan saat ada pemadaman listrik massal seperti yang terjadi di sejumlah wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Banten sejak Minggu (4/8).
Hasil rangkuman CNNIndonesia.com, mobil-mobil 'genset' tersebut akrab disapa mobil hybrid atau plug-in hybrid.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat kondisi baterai masih terkondisi penuh, memang bisa dijadikan seperti powerbank cuma hanya dibatasi sampai dengan 1.500 Watt dayanya, karena memang tidak bisa dihabiskan semua. Caranya, karena sudah ada colokannya di bagasi belakang jadi tinggal colok saja. Bebannya mau pakai apa, lampu, kulkas, macam-macam yang sebesar 1.500 Watt," ujar Irwansyah di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), Kamis (25/7).
Lihat juga:APM Mobil dan Motor Keluhkan Listrik Mati |
Kedua, Honda Clarity Fuel Cell (mobil hidrogen). Mobil juga bisa digunakan sebagai energi alternatif sebagai sumber listrik rumah selain mesinnya sebagai. Mobil sedan ini mempunyai tenaga atau motor listrik sebesar 130 Kw atau setara dengan 177 PS (174 daya kuda) yang mampu menghasilkan torsi puncak 300 Nm.
Jika tangki terisi 141 liter, maka mobil bisa menempuh jarak sejauh 750 km. Mobil ini tak masuk pasar mobil Indonesia.
[Gambas:Video CNN] (ryh/mik)