Menteri Perdagangan dan Industri Internasional Malaysia Darell Leiking mengatakan bentuk purwarupanya kemungkinan model sedan berteknologi hybrid dan akan diperkenalkan pada awal Maret 2020.
Satu tahun kemudian versi produksinya akan diluncurkan di tanah kelahirannya, Malaysia dan disebar ke sejumlah negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Leiking menggambarkannya bahwa model perdana akan sepenuhnya baru dan eksklusif berkat teknologi canggih. Menariknya mobil ini diklaim tetap bakal dibanderol dengan harga terjangkau untuk masyarakat Malaysia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Didirikan pada 2007, DreamEDGE memiliki pusat pembuatan prototipe di Cyberjaya, Malaysia, serta kantor penelitian dan pengembangan di Tokyo, Jepang.
"Ini akan menjadi ICE canggih (mesin pembakaran internal) atau hibrida," kata Adnan.
Proyek tersebut akan berjalan dengan keterlibatan raksasa otomotif asal Jepang, Daihatsu. Namun begitu, Daihatsu enggan menyebut terkait berapa nilai saham yang dibenamkan ke dalam proyek tersebut.
Sebagai informasi mobil nasional Malaysia, yaitu Proton saat ini statusnya sudah berada di tangan perusahaan China, pasca 49,9 persen sahamnya dijual ke Geely. (ryh/mik)