Lewat keterangan resminya HPM yang masuk redaksi CNNIndonesia.com, Senin (12/8), Honda menyebut 7.330 unit yang ditarik dalam program perbaikan kali ini.
Manager Public Relations HPM Yulian Karfili mengatakan pihaknya menemukan komponen pengembang kantong udara (airbag inflator) pengganti yang digunakan untuk kampanye recall beberapa waktu lalu pada unit-unit tersebut masih memiliki potensi mengembang 'berlebih'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Benar (recall ulang). Karena itu, konsumen ini kembali dipanggil untuk melakukan penggantian parts airbag inflator yang baru," kata pria yang karib disapa Arfi ini melalui pesan singkat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses penggantian komponen akan dilakukan sekitar 1-2 jam, dan tanpa dikenakan biaya bagi pemilik mobil. Pabrikan mengimbau konsumen yang mobilnya teridentifikasi agar segera datang mengunjungi ke dealer resmi Honda terdekat untuk melakukan penggantian dengan komponen terbaru. (ryh/mik)