Mobil transmisi otomatis membuat pengemudi tidak perlu repot menginjak kopling dan memindahkan tuas persneling. Pengemudi cukup fokus berkendara untuk sekali pemindahan tuas ke posisi D (drive), L dan R.
Namun sebagai pengguna mobil matik, kita juga harus paham terkait kode-kode yang tertera pada transmisi. Di dekat tuas persneling umum terdapat beberapa huruf dan angka seperti P, R, N, D, 2, dan L yang masing-masing punya fungsi berbeda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Pentingnya Jaga Jarak Aman di Jalan Tol |
R artinya Reverse atau gigi mundur. Jika ingin mundur kita harus memindahkan tuas pada posisi R.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
D adalah singkatan dari Drive atau jalan. Mobil matik melaju dengan posisi transmisi D untuk berkendara maju. Dengan transmisi D, perpindahan gigi dari 1 sampai gigi tertinggi akan diatur secara otomatis. Pengendara hanya tinggal menginjak gas dan rem.
Lihat juga:Enam Poin yang Harus Dilakukan Saat Konvoi |
L maksudnya adalah menahan roda gigi tertinggi di gigi 1.
Selanjutnya ada juga beberapa mobil bertransmisi matik yang memiliki Shift Lock di sekitar tuas transmisi.
Shift Lock fungsinya untuk melepas pengunci tuas transmisi sehingga bisa dipindah ke posisi N ketika mesin mati. Shift Lock bermanfaat saat parkir paralel sehingga mobil matik mudah bergerak maju dan mundur. (ryh/mik)