Kepala Bengkel Rotary spesialis AC mobil di Bintaro, Kelvin Ong, mengatakan, penyebab mobil canggih merek Eropa mudah kemasukan asap karena ada fitur sirkulasi udara otomatis.
Ia menjelaskan fitur itu standar pada mobil Eropa, tujuannya membuat udara di kabin selalu baru karena sering berganti melalui lubang sirkulasi. Lubang itu dikatakan selalu terbuka meski tombol off sirkulasi udara AC pada dasbor sudah ditekan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mobil Eropa itu beberapa menit sekali akan buka sendiri. Kita tidak mau buka, buka sendiri. Karena standarnya begitu di mana udara AC harus bersirkulasi. Jadi ya mobil Eropa yang memang rentan masuk asap," kata Kelvin melalui telepon, Selasa (17/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Kelvin, ketimbang menyalakan fitur sirkulasi udara, penghuni kabin justru lebih sering memilih membuka jendela untuk mendapatkan udara segar dari lingkungan sekitar.
"Lalu ada juga mobil yang tidak bisa bersirkulasi, contoh Avanza lama. Tidak akan bersirkulasi, kecuali jendelanya dibuka," katanya.
"Dan untuk mobil di atas lima tahun biasanya ada lapuk, nah itu akan masuk lewat celah itu. Seperti saat kita ada di belakang kendaraan, asap bisa terasa masuk ke dalam kabin. Apalagi asap dengan volume banyak," kata Kelvin. (ryh/fea)