Pada periode 2012 dan 2015, pabrikan terbukti mengimpor hampir 2.300 kendaraan konstruksi berat bermesin diesel dengan mesin yang tidak memenuhi standar emisi.
Hal tersebut berdasarkan keterangan Departemen Kehakiman AS dalam sebuah pernyataan, mengutip AFP, Jumat (20/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak akan mentolerir skema seperti itu yang menutupi Undang-Undang Udara Bersih, yang dirancang oleh Kongres untuk meningkatkan kualitas udara," ucapnya lagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pejabat Amerika Serikat mengatakan mesin diesel milik Hyundai tidak disertifikasi untuk memenuhi standar emisi seperti partikel dan nitrogen oksida, yang keduanya berkontribusi terhadap meningkatkan risiko kematian dini.
Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perhubungan (ryh/mik)