Nissan sebelumnya punya dua pabrik produksi yang berlokasi di daerah Jawa Barat yang memiliki kemampuan memiliki line produksi mesin dan transmisi. Satu pabrik digunakan untuk memproduksi mobil Nissan, satunya lagi yang dibangun pada 2014 untuk produksi Datsun.
Sementara itu satu pabrik tidak lagi memproduksi seri Livina sejak Februari 2019. Artinya satu pabrik untuk memproduksi model-model Datsun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Putu meyakini, mulai 2020 plant 2 Nissan yang saat ini masih memproduksi mobil Datsun juga bakal digunakan untuk merakit mesin 'mobil kembar' Livina dan Xpander.
"Pada 2020, fasilitas produksi plant 2 akan digunakan untuk memproduksi mesin Livina dan Xpander," imbuh Putu.
Head of Communication NMI Hana Maharani dan Kepala Marketing dan Bisnis Unit Datsun Indonesia Christian Abraham yang dihubungi belum merespons dan memberikan keterangan.
Sebelumnya dikabarkan bahwa Nissan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada 12.500 karyawan di seluruh dunia hingga 2022. NMI disebut-sebut melakukan PHK untuk 850 karyawan. NMI buka suara jika langkah ini untuk optimalisasi produk di Indonesia.
"Seperti yang disampaikan CEO Hiroto Saikawa, sebagai bagian dari upaya kami untuk memperbaiki operasi dan efisiensi investasi," kata Presiden Direktur NMI Isao Sekiguchi beberapa waktu lalu. (ryh/mik)