Mobil jenis microcar seperti Smart kepunyaan Daimler ini sebenarnya sudah dipamerkan di Indonesia Electric Motor Show pada awal September lalu. Meski begitu disadari mobil yang dipamerkan di sana menggunakan emblem 'kuda' milik Baojun di bagian gril.
E200 di Cikarang berbeda, sebab emblem yang menutupi letak soket pengisian baterai itu menggunakan logo 'W' kepunyaan Wuling.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wuling E200 Autopilot. (CNN Indonesia/Febri Ardani) |
Seorang karyawan SGMW Motor Indonesia menunjukkan E200 sanggup mengemudikan dirinya sendiri, membelok di tikungan, dan berhenti ketika ada pejalan kaki yang lewat di depannya. Semua hal itu dilakukan saat tidak ada siapapun di kabin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
change warning, auto emergency brake, dan smart speed limit aid.
E200 merupakan mobil listrik yang dibekali baterai lithium dengan daya maksimal 29 kW dan torsi 110 Nm. Mobil ini diklaim bisa dikebut sampai 100 km per jam dan menempuh jarak tempuh sampai 250 km.
Publik juga pernah merasakan teknologi otonom ketika gelaran Asian Games digelar pada Agustus 2018. Saat itu Telkomsel membawa mobil unik buatan produsen asal Prancis, Navya, yang digunakan untuk transportasi berbasis jaringan 5G. (fea)
