Shin adalah seorang insinyur aeronautika yang sangat dikenal secara internasional. Ia diharapkan mewujudkan cita-cita perusahaan dalam menciptakan mobil pintar seperti dalam industri penerbangan yang Ia lakukan selama puluhan tahun.
Shin menerima gelar doktor di bidang teknik mesin dari Institut Politeknik Virginia dan Universitas Blacksburg, Virginia. Gelar sarjana di bidang teknik mesin dari Universitas Yonsei di Korea, dan gelar magisternya di bidang teknik mesin dari Universitas California seperti dilansir laman prnewswire, Senin (30/9).
"Setelah bekerja pada R&D penerbangan mutakhir di NASA selama 30 tahun, saya sangat senang dan merasa rendah hati dengan berkesempatan untuk membangun strategi mobilitas udara di Hyundai Motor Group," kata Shin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini hanya beberapa produsen yang berhasil menciptakan mobil terbang, salah satunya perusahaan teknologi Jepang NEC. Perusahaan ini telah berhasil melakukan uji coba prototipe mobil terbang di kawasan Abiko, Senin (5/8).
Dalam uji coba benda berhasil melayang sekitar tiga meter di atas tanah selama hampir satu menit. (mik/mik)