Juru bicara GM mengatakan bahwa 'PHK' sementara ini untuk pabrik perakitan dan pembuat transmisi di Silao, Meksiko Tengah. Menurut pabrikan PHK dilakukan karena suplai suku cadang dari Amerika Serikat tersendat.
Para pekerja di Silao bakal kembali bekerja setelah situasi kondusif, sementara para buruh pekerja yang dirumahkan akan tetap menerima gaji, namun hanya 55 persen. Perusahaan menegaskan tidak ada satu pun pekerja di Meksiko yang diberhentikan secara permanen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Trump Berang GM Pindahkan Pabrik ke China |
Seorang buruh di pabrik General Motors, Amerika Serikat. (Foto: JEFF KOWALSKY / AFP) |
Dua pabrik di Silao dijadikan GM untuk memproduksi pikap GMC dan Chevrolet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para buruh juga beralasan pemogokan ini buntut dari keputusan GM November 2018 lalu yang secara efektif menutup lima pabrik di Amerika Utara.
Laporan JPMorgan Chase memperkirakan pemogokan kerja sejauh ini membuat GM merugi hingga US$1 miliar. (ryh/mik)
Seorang buruh di pabrik General Motors, Amerika Serikat. (Foto: JEFF KOWALSKY / AFP)