Sempat tertutup mengenai penjualan Outlander Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV), Mitsubishi Indonesia akhirnya memberi jawaban inden Outlander PHEV tembus 50 unit.
"Kami sudah dapat pemesanan dari konsumen, sekitar 50 unit," kata Presiden Direktur MMKSI Naoya Nakamura di Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (3/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi untuk saat ini belum dikirim, kami mulai bulan depan," ujar Nakamura meyakini.
Perpres kendaraan listrik telah resmi undangkan pada Agustus 2019 untuk mempercepat industri kendaraan listrik Indonesia. Pabrikan otomotif masih menanti Peraturan Menteri yang mengatur insentif kendaraan 'hijau'. Artinya yang dijual Outlander PHEV tanpa insentif pemerintah.
Penjualan Outlander PHEV hanya dilakukan di 12 dealer, 10 dealer berada di Pulau Jawa dan dua dealer lagi ada di Bali.
Outlander PHEV hadir dengan perpaduan antara mesin bensin 2.400 cc, motor listrik, dan baterai. Ada tiga mode berkendara, yaitu EV Drive, Series Hybrid, dan Parallel Hybrid. Menurut Mitsubishi dalam kondisi baterai terisi penuh, mobil tersebut dapat melaju sejauh 55 km.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
Foto: CNN Indonesia/Fajrian