Ketua 1 Gaikindo Jongkie D. Sugiharto mengatakan pihaknya pesimistis target sebelumnya tercapai sebab penjualan Januari-Agustus terpantau melambat. Catatan penjualan nasional hingga Agustus hanya 660.286 unit, sementara periode sama tahun lalu tembus 763.444 unit.
"Bulan lalu sudah dikoreksi menjadi 1 juta unit untuk tahun ini," kata Jongkie dihubungi Jumat (4/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami melihat angka-angka penjualan dan sisa empat bulan ke depan," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Produsen Pesimistis
Deputy General Manager Coordination and Development Office Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Intan Vidiasari menuturkan internal perusahaan sudah berunding mengenai kondisi pasar saat ini.
Intan bilang pihaknya pesimistis penjualan 2019 dapat sesuai target atau paling tidak menyamai perolehan 2018.
"Sampai Gaikindo sudah merevisi. Karena ya saat ini situasi cukup menantang. Dulu kan harapannya selesai pemilu bisa mulai, tapi ternyata tidak sesuai prediksi dan turun," kata Intan di Sumba, NTT, beberapa waktu lalu.
Sepanjang 2018, Mitsubishi sanggup menjual 142.861 unit dan mendapat pangsa pasar 12,4 persen.
"Kami di internal juga sempat mendiskusikan apa perlu koreksi market share atau target share. Tapi belum ada keputusan," kata Intan.
Intan mengatakan penjualan mobil di Indonesia turun karena berbagai sebab. Bukan cuma panasnya pemilu pada April 2019, tetapi kata Intan juga disebabkan situasi perang dagang Amerika Serikat dan China, hingga masalah Brexit atau british exit.
"Jadi ya bukan masalah demo-demo juga (penjualan turun). Banyak hal yang pengaruh ke industri Indonesia," kata Intan.
Sebagai solusi untuk meningkatkan penjualan, Intan menambahkan Mitsubishi bakal membuat program khusus menjelang akhir tahun. Program-program tersebut bakal diberlakukan di semua gerai penjualan Mitsubishi Indonesia mulai bulan ini.
"Ya biasanya penutupan tahun ada program supaya stok dihabiskan. Biasanya Mitsubishi akan kasih program penjualan baru," kata Intan. (ryh/fea)