Pantauan CNNIndonesia.com dari pameran Tokyo Motor Show 2019 mulai 23 Oktober sampai 4 November yang berlokasi di Aomi Mega Web, Tokyo, Jepang, Ultra Compact BEV cuma bisa muat dua penumpang dewasa.
Desainnya cukup unik dengan dimensi panjang 2.490 mm, lebar 1.290 mm, dan tinggi 1.550 mm. Klaim Toyota, kendaraan ini cuma bisa bergerak dengan kecepatan maksimal 60 km per jam. Baterainya bisa dicas dari kosong sampai penuh dengan perkiraan lima jam pada tegangan 200 V.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Toyota Yaris Baru Tak Masuk Indonesia |
Mengutip situs resmi Toyota, Ultra Compact BEV dihadirkan khusus untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian yang melakukan perjalanan jarak dekat. Konsep ini disebut masuk sebagai kriteria mobil yang cocok untuk lansia yang umumnya mengemudi untuk jarak pendek.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keberadaan kendaraan bertenaga listrik ini untuk memenuhi kebutuhan para pebisnis ekspedisi, dan bisa digunakan sebagai 'kantor bergerak'.
Fitur di dalamnya lebih dari sekadar kendaraan, sebab pabrikan menyematkan sistem yang mampu membuat mobil bergerak otomatis layaknya mobil otonom (bergerak sendiri tanpa sopir), melayani pemilik dalam arti antar-jemput dan memungkinkan pengendara beristirahat sementara sistem otonomnya bergerak menentukan arahnya sendiri.
Pabrikan belum bisa memastikan kapan kendaraan ini masuk jalur produksi meninggalkan statusnya sebagai kendaraan konsep. (mik)