Mengutip data Gaikindo pada periode Januari-September 2019, total penjualan LCGC mencapai 156.642 unit atau menyumbang 20,8 persen dari total penjualan otomotif nasional. Hasil itu mengecil jika dibandingkan periode sama pada tahun lalu sebanyak 168.756 unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Jongkie, dihitung dari pendapatan rata-rata Indonesia saat ini, mobil jenis apapun asalkan di bawah Rp200 juta pasti laris di pasaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"[Segmen mobil] yang paling besar pangsa pasarnya itu di bawah harga tersebut. Soal bentuk mana atau city car, MPV, atau LCGC ya tidak penting. Jadi 50 persen jualan, mobilnya di bawah Rp200 juta," kata Jongkie.
Jongkie menambahkan kehadiran produk China yang dikenal 'murah meriah' dan loyal fitur tidak berkaitan dengan goyangnya penjualan LCGC.
"Dari jualan saja mobil China itu paling 2.000 unit sebulan, setahun berapa. Ini LCGC totalnya bisa 200 ribu unit setahun. Terus harga, LCGC banyak di bawah Rp150 juta, kalau mobil China paling murah berapa coba," kata Jongkie. (ryh/fea)