Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (National Transportation Safety Board/NTSB) mengumumkan perangkat lunak (software) pada sistem mobil Uber dinilai gagal mengenali objek.
Karena itu sistem memutuskan untuk tidak menghindari korban yang menyeberang jalan di lokasi yang tidak disediakan fasilitas penyeberangan seperti dilansir AFP, Jumat (8/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NTSB dalam sebuah laporannya menjelaskan bahwa perangkat lunak mobil sebenarnya telah melihat wanita itu hampir enam detik sebelum terjadi insiden tabrakan pada malam hari dengan sepedanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Uber PHK 400 Karyawan demi Tekan Biaya |
Kecelakaan mobil otonom Uber yang menewaskan seorang wanita penyeberang jalan cukup menggemparkan industri kendaraan swakemudi. Korban dinyatakan tewas setelah tertabrak Volvo XC90 yang dilengkapi sistem otonom.
Akibat kecelakaan di Arizona itu, Uber menghentikan semua program kendaraan otonom mereka untuk sementara.
Menurut laporan itu, 37 tabrakan yang melibatkan kendaraan Uber yang beroperasi dalam mode otonom terjadi antara September 2016 dan Maret 2018, tidak termasuk kecelakaan di Arizona. (mik)