Beda dari model W175 dan varian Cafe, W175TR memiliki dimensi lebih panjang 20 mm, lebih lebar 40 mm, dan lebih tinggi 55 mm. Sementara jarak pijak dari tanah 195 mm, itu lebih tinggi 30 mm dari saudaranya.
Dimensi W175TR yaitu panjang 1.950 mm, lebar 805 mm, dan tinggi 1.085 mm. Motor ini juga lebih ringan 5 kg dari varian sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kawasaki W175TR bergaya scrambler. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP) |
Lihat juga:Kawasaki Sediakan Motor Scrambler 'Murah' |
Selain itu motor ini juga menggunakan suspensi lebih panjang dari varian W175 dan W175 Cafe. Suspensi depan lebih panjang 35 mm dan belakang lebih panjang 27 mm. Sedangkan panjang sasis bertambah sekitar 30 mm untuk memberi kontribusi pada gaya scrambler.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kawasaki W175TR bergaya scrambler. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP) |
"Jadi W175TR ini juga asik digunakan untuk adventure," kata Head Sales and Promotion Kawasaki Motor Indonesia (KMI) Michael C. Tanadhi di kantornya di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (28/11).
Kawasaki W175TR bergaya scrambler. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP) |
Walau mesin sama, ada perbedaan pada pipa pembuangan yang membuatnya menghasilkan suara lebih kuat saat diajak berakselerasi. Knalpot W175TR ini menggunakan model peashooter-style, megaphone-type yang cocok dengan gaya scrambler.
Desain scrambler juga dipertegas bentuk jok yang bagian belakangnya dibuat ramping mengikuti tangki bensin. W175TR dibanderol Rp29,9 juta untuk tipe standar, sedangkan tipe SE Rp32,3 juta. (ryh/fea)
Kawasaki W175TR bergaya scrambler. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Kawasaki W175TR bergaya scrambler. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Kawasaki W175TR bergaya scrambler. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)