Berdasarkan keterangan, pabrik yang menyerap 3.000 karyawan itu berdiri di Zhangjiagang, Provinsi Jiangsu. Menurut AFP, pembangunan pabrik tersebut dimulai 2020, dan selesai dibangun pada 2022.
Investasi yang disiapkan mencapai 650 juta euro, atau setara sekitar Rp10 triliun (1 euro= Rp15.541).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Mesin 'Kerdil' Varian Baru Seri 3 |
Great Wall Motor dikenal sebagai produsen sport utility vehicle (SUV) dan truk pikap. Selain itu, pabrikan juga memiliki model mobil listrik dengan merek Ora, yang diproduksi di Baoding, China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BMW berharap kolaborasi dengan produsen mobil global lainnya mampu mempercepat peralihan dari kendaraan konvensional mesin pembakaran dalam (ICE) ke kendaraan listrik dan hibrida.
Lihat juga:Mobil Mewah Bisa Makin Laris dengan DP Murah |
Di seluruh dunia, BMW telah menargetkan penjualan lebih dari satu juta kendaraan listrik dan hibrida plug-in pada akhir 2021.
Selain BMW, produsen otomotif yang mengincar pasar China adalah Tesla yang membangun pabrik di Shanghai. Pabrikan asal Amerika Serikat itu menargetkan produksi lebih dari 500.000 mobil listrik per tahun di China.
[Gambas:Video CNN] (mik/mik)