Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) penjualan wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer) Baleno untuk periode Januari-Oktober 2019, sebesar 4.412 unit. Untuk periode sama, pesaingnya Honda Jazz laku 9.961 unit dan Toyota Yaris 6.612 unit.
Penjualan Baleno tahun ini jika dibandingkan periode sama tahun lalu tercatat turun. Realisasi penjualannya pada Januari-Oktober 2018 sebesar 5.058 unit. Lalu selama 2017 penjualan Baleno hanya 2.548 unit sejak diluncurkan pada Agustus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alhasil dengan pencapaian tiga tahun terakhir tidak menyurutkan niat Suzuki Indonesia untuk meluncurkan Baleno model terbaru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Harold penjualan Baleno 'naik turun' merupakan kondisi yang wajar di pasar otomotif dalam negeri. Sebab penjualan turun juga terjadi untuk seluruh model mobil yang dipasarkan di Indonesia sepanjang tahun ini.
"Penurunan 2019 sepertinya hampir berlaku di semua segmen sih ya," ucap Harold.
Lihat juga:Toyota Beli 4,94 Persen Saham Suzuki |
Di India, Baleno baru masih menggunakan mesin bensin 1.200 cc dan diesel 1.300 cc dengan pilihan transmisi manual dan CVT. Ada pula Antilock Braking System (ABS), Electronic Brake-Force Distribution (EBD), Isofix, sensor parkir sebagai fitur standar.
Sumber Suzuki menyebutkan bila Baleno facelift sudah mulai didistrubusikan ke dealer resmi Suzuki di Indonesia.
Baleno kembali hadir di Indonesia setelah dirombak total dari wujud sedan menjadi hatchback pada perhelatan Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2016. Namun saat itu Baleno produk display.
Satu tahun kemudian, tepat di acara GIIAS pada Agustus 2017, mobil baru resmi diluncurkan Suzuki.
[Gambas:Video CNN] (ryh/mik)