Pada awal tahun ini Gaikindo pernah menargetkan penjualan mobil menyentuh 1,1 juta unit, meski begitu pada Agustus direvisi menjadi 1 juta unit. Alasan perubahan karena selama delapan bulan hasil penjualan turun dibanding 2018.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Proyeksi pasar kami (Daihatsu) ikut Gaikindo, di mana 2020 Gaikindo prediksi pasar sekitar 1,050,000 unit," kata Amelia, Selasa (31/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Direktur Pemasaran Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengungkap rasa optimistis bahwa pasar mobil tahun depan bakal lebih baik dari tahun ini.
Pasar nasional diprediksi Anton naik sebesar tiga persen, sementara Toyota konsisten dengan target mempertahankan pangsa pasarnya di Tanah Air dengan jumlah maksimal 32 persen.
Pada tahun ini Toyota tercatat menguasai pasar sekitar 32 persen. Hasil itu membuat Toyota tetap merek terlaris di dalam negeri pada 2019.
"Kami berharap bisa mempertahankan market share diantara 31-32 persen," ucap Anton.
"Proyeksi pasar tahun depan diprediksikan tumbuh lima persen oleh Gaikindo dengan asumsi pertumbuhan ekonomi di atas lima persen dan infrastruktur terus dijalankan oleh pemerintah," ucap Yusak.
"Dan target kami adalah mempertahankan market share diangka 14 persen," kata Yusak kemudian. (ryh/fea)