"Konferensi pers akan diadakan di Beirut pada 8 Januari pukul 15.00 waktu," kata juru bicara Ghosn mengutip AFP pada Senin (6/1).
Keberadaan Ghosn di Libanon mengundang banyak pertanyaan termasuk dari pengacaranya yaitu Takashi Takano. Ghosn sendiri dikabarkan dapat masa bebas dengan jaminan dari pengadilan Jepang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bolak-balik Ghosn ke balik jeruji berdasarkan aturan hukum di Jepang yang memungkinkan seseorang ditahan terus-menerus bila ada tuduhan berbeda. Pada akhir April Ghosn dibebaskan lagi dengan jaminan, tapi syaratnya tetap harus berada di Jepang.
Ghosn pernah membuat pernyataan bila dia meninggalkan Jepang karena tidak lagi mau 'disandera oleh sistem peradilan Jepang yang curang.'
"Pelarian seorang tertuduh dengan jaminan tidak dapat dibenarkan," kata menteri kehakiman Jepang Masako Mori dalam sebuah pernyataan, pada Minggu (5/1).
Diberitakan sebelumnya bahwa Kepolisian internasional, Interpol (International Criminal Police Organization), telah resmi mengeluarkan 'red notice' untuk Carlos Ghosn yang melarikan diri dari Jepang.
Menteri Kehakiman Libanon Albert Serhan menjelaskan kepada Associated Press bahwa negaranya bakal 'melakukan tugasnya' atas peringatan Interpol. Namun dia menjelaskan Ghosn masuk ke Libanon menggunakan paspor legal dan ada kemungkinan tidak akan menyerahkannya ke Jepang.
[Gambas:Video CNN] (ryh/mik)