Pihak yang ditunjuk menggarap mobil listrik PLN adalah anak perusahaan Energi Baru Terbarukan (EBT), yaitu PT Pembangkit Jawa Bali (PJB). Kedua mobil listrik itu telah dikembangkan sejak 2017 dan pada Juli 2019 desainnya muncul ke permukaan.
Lihat juga:PLN Kembangkan SUV dan MPV Bertenaga Listrik |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dimas menjelaskan pemegang kendali pengembangan mobil listrik PLN berganti dari Divisi Pengembangan Bisnis menjadi Divisi Pengembangan Teknologi. Namun Dimas tak menjabarkan sebab perubahan skema manajemen itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dimas belum dapat memastikan kapan proyek pengembangan mobil itu kembali berjalan, meski begitu dia memprediksi roda kembali berputar pada pertengahan tahun ini.
"Nanti paling lanjut lagi di tengah-tengah tahun, InsyaAllah," katanya.
Mobil listrik PLN jenis SUV 5-penumpang sudah diberi nama S series, sementara MPV yang muat 7-penumpang yakni E series. Kedua mobil itu sama-sama memiliki desain futuristik dengan bentuk lampu meruncing.
PJB sempat menyebutkan kedua mobil listrik itu akan dilengkapi dua motor listrik yang masing-masing punya tenaga setara 268 tenaga kuda dan torsi 750 Nm. Pengisian daya baterai dirancang sesuai dengan sistem fast charging 800 volt. (ryh/fea)