Bagi Geely, ini masuk dalam proyek ambisius perusahaan yang belakangan dikabarkan sedang menciptakan "ekosistem mobilitas dimensi yang cerdas".
Yang menarik adalah satelit bisa digunakan untuk mengoperasikan truk, kereta berkecepatan tinggi, drone tanpa awak hingga mobil pribadi yang seluruhnya ditopang teknologi otonom.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari fasilitas itu disebut akan mampu membangun berbagai model satelit yang berbeda dilansir The Verge, Selasa (3/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Klaim perusahaan fasilitas tersebut sanggup memproduksi 500 satelit per tahun dimulai dari 2025.
Keinginan perusahaan meluncurkan satelit setelah melihat bahwa dunia akan disesaki mobil otonom.
Artinya permintaan akan konektivitas nirkabel untuk pergerakan mobil otonom dan konektivitas dalam mobil akan melonjak drastis dari sekarang. Geely sendiri mampu menjual 2,18 juta mobil pada tahun lalu.
Lihat juga:'Kuda Hitam' Mobil China |
Namun belum dijelaskan fungsi satelitnya hanya bisa 'membaca' produk mobil besutan Geely termasuk Volvo [perusahaan otomotif yang Geely beli 10 tahun lalu], atau meliputi seluruh merek mobil lain. (mik)