Setiap pengguna jalan mesti bijak memahami bahwa semakin besar ukuran kendaraan berarti titik buta (blind spot) alias area yang tidak terlihat oleh sang pengemudi semakin luas.
Saat berada di jalan, titik buta bus merupakan area yang seharusnya dihindari oleh kendaraan lebih kecil guna menghindari kontak atau bahkan kecelakaan sebab keberadaannya bisa tidak disadari pengemudi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pahami Area Titik Buta
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjelasan sederhananya titik buta adalah area yang tidak terlihat oleh sopir melalui spion.
Tidak Bisa Asal Menyalip
Mengingat titik buta bus lumayan besar, kendaraan lain tidak diperkenankan berada di sekitarnya terlalu lama. Saat ingin mendahului, posisikan kendaraan kita terlihat melalui spion bus untuk memastikan dipantau oleh sopir bus.
Sebelum mendahului pastikan jalan dari arah berlawanan bebas dari kendaraan lain dan aman. Disarankan tidak menyalip di tikungan, tanjakan, dan turunan.
[Gambas:Video CNN]
Gunakan Klakson
Saat mendahului, kita bisa mengingatkan sopir bus menggunakan klakson. Setelah berhasil melewati bus dan ingin kembali ke jalur semula, tetap jaga jarak dan jangan mengerem mendadak.
Bus sulit mengerem mendadak dan perlu diketahui juga bagian depan bus juga merupakan titik buta. (ryh/fea)