Ketua Presidium komunitas ojol Nasional Garda Indonesia Igun Wicaksono mengatakan kebijakan itu harus sesuai dengan tujuannya yakni meringankan pengemudi yang terdampak Covid-19 pada sektor transportasi. Igun meminta kebijakan itu tidak memiliki berbagai syarat yang ujungnya membebani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia yang seharusnya diterapkan penangguhan tanpa syarat sebab pengemudi saat ini tidak punya uang lebih karena pendapatan harian cuma cukup buat makan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kecewa
Sementara itu Latifah, salah satu pengemudi ojol mengaku kecewa karena apa yang disampaikan Jokowi beberapa hari terakhir tidak sesuai kenyataan di lapangan.
"Kemarin saya ada pihak leasing dan banyak rekan ojol juga kecewa, karena tidak sesuai dengan yang kami harapkan. Apa sepertinya itu cuma imbauan angin segar saja," kata Latifah.
"Tapi kenyataannya kami harus membayar cicilan atau angsuran. Jadi walau dalam situasi dan kondisi sekarang pihak leasing tidak mau tau. Mau dapat order atau enggak, cicilan angsuran tetap harus dibayar tidak peduli mau istilahnya ada musibah seperti ini," ucap Latifah. (fea/ryh/fea)