AFP mengabarkan, Senin (13/4), kategori mobil penumpang ringan terus menurun selama 21 bulan berurutan, namun kejatuhan paling parah terjadi pada Februari, saat drop 79 persen. Covid-19 disebut telah menggerus keinginan konsumen membeli mobil baru.
CAAM juga menjelaskan penjualan mobil berteknologi alternatif (new energy vehicle/NEV) kecuali Tesla jatuh selama sembilan bulan berurutan menjadi 53 ribu unit pada Maret. NEV meliputi mobil murni listrik, plug in hybrid, dan fuel cell hydrogen, sedangkan Tesla tak melapor pada CAAM.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian Haidong bilang," Tetap saja sulit mengembalikan penurunan di caturwulan pertama".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penurunan penjualan mobil di China diprediksi belum berakhir pada Maret. CAAM mengatakan pada semester satu penurunan diperkirakan lebih dari 10 persen dan sekitar 5 persen pada total 2020 jika Covid-19 berhasil ditangani sepenuhnya sebelum April. (fea)