Perusahaan Jerman tersebut meminta maaf pada bulan lalu dan iklan tersebut telah dihapus pada laman Instagram resmi Volkswagen. Iklan ini sebelumnya diunggah berulang kali ke akun media sosial milik perusahaan dan eksekutifnya pada Maret dan Mei 2020.
Di dalam video menunjukkan tangan putih besar mendorong seorang pria kulit hitam menjauh dari Golf yang diparkir. Tangan putih itu menjentikkan jari ke pria kulit hitam tersebut ke sebuah restoran bernama 'Petit Colon'. Bila diterjemahkan dari bahasa Prancis, artinya 'Little Colonist (kolonis kecil) atau Little Settler (pemukim kecil).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Satu-satunya kesimpulan yang bisa Anda tarik videonya rasis. Saya sangat terkejut dan bertanya pada diri sendiri. Apakah itu sabotase, apakah itu disengaja, atau apakah kami benar-benar membuat kesalahan besar tanpa disengaja?" lanjut dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sengpiehl ia juga hanya ingin membuat video 'ringan', namun populer di kalangan pengguna Instagram dan TikTok.
"Tidak seorang pun dari tim menyadari bahwa menjentikkan seseorang tindakan yang tidak pantas dan rasis dalam konteks yang ditunjukkan. Kami seharusnya tidak pernah melakukan kesalahan seperti itu. Baik agensi maupun kami, kami harus meminta maaf untuk itu dan memastikan sesuatu seperti itu tidak akan pernah terjadi lagi," kata Sengpiehl.
Sementara itu Hiltrud Werner, yang mengawasi integritas dan urusan hukum Volkswagen mengakui telah ada seruan agar orang-orang yang bertanggung jawab atas video tersebut dipecat. Namun Werner mengatakan proses disipliner hanya akan dibuka jika nilai-nilai perusahaan secara sengaja dilanggar.
Kata Werner perusahaan berjanji bakal memperketat pengawasan dan memberi pelelatihan terhadap karyawan dan pekerja agen periklanan.
"Volkswagen merupakan singkatan dari kemanusiaan dan keanekaragaman dan berbicara keras menentang rasisme, diskriminasi, dan xenophobia. Kami selalu melakukan itu dan akan terus melakukannya," kata Werner.